Wednesday, 7 August 2013

BAN, Kekalahan Yamaha dari Honda

Hampir sepanjang musim balap MotoGP 2014, Movistar Yamaha terlihat kewalahan meladeni laju motor RC213V milik rival mereka, Honda. Menurut orang nomor satu Yamaha, Lin Jarvis, ban keluaran Bridgestone memiliki peran atas hasil minor di akhir musim.
Kedodoran Yamaha atas Honda terlihat di klasemen akhir konstruktor MotoGP. Tim yang bermarkasi di Lesmo, Italia itu hanya mengumpulkan 354 poin dari 18 seri, sedangkan Honda berhasil mengumpulkan hingga 409 poin.
Menurut Jarvis, apa yang terjadi sepanjang musim sebenarnya sudah terlihat sejak awal pra musim 2014 dimulai. Menurutnya, karakter ban yang dikeluarkan Bridgestone untuk musim 2014 tidak ideal dengan gaya membalap dua jagoan Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.
“Dari tes pertama kami telah mengetahui bahwa ban yang digunakan tidak ideal dengan dua pembalap kami. Beruntung terjadi beberapa perubahan selama perlombaan berlangsung,” ucap Jarvis kepada Eurosport, Sabtu

“Honda berada di level yang lebih baik dari Yamaha di awal perlombaan. Teknisi kami bekerja keras untuk meningkatkan kinerja motor. Secara umum sistem rem menjadi fokus kami dan bisa saya katakana saat ini kami satu level dengan Honda,” tambahnya.
Apa yang disampaikan Jarvis bukan tanpa asalan, dalam enam seri terakhir MotoGP 2014, Yamaha memenangi empat di antaranya. Untuk itu, walau gagal menggondol gelar juara Yamaha tetap menilai musim lalu bukanlah sebuah kegagalan.
“Awal musim begitu sulit bagi kami, tetapi lebih baik menyelesaikannya dengan bagus daripada kebalikannya. Posisi kedua dan tiga memang tidak ideal, namun tak buruk juga. Secara keseluruhan musim lalu berjalan positif bagi kami,” paparnya

Share it With Your Friends

2 comments :

  1. This template is really out of Blogger level, its level must be at top of develop world. :noprob:

    ReplyDelete
    Replies
    1. Just Learn SLow .. read becarefuly how to do it !

      Delete

Join IPanel Gratis


0

Business

Technology

Education

 
Copyright © 2014 Pokoke NgeBlog